Benteng / Meriam di Daik Lingga

Tuesday, 20 September 2011
Benteng Bukit Cening di Daik
(Citus of Cening hill fortress in Daik)
Benteng berukuran 32 m X 30 m ini terletak di Bukit Cening Kampung Seranggung, Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah III (1761-1812). Di dalam benteng terdapat 19 buah meriam, dua diantaranya bertuliskan angka 1783 dan 1797 serta VOC. Meriam terpanjang berukuran panjang 2,80 m dan berdiameter 12 cm, disebut juga dengan Meriam Tupai Beradu yang diapit kiri-kanan dengan meriam Mahkota Raja.

The size of fortress 32 X 30m, the located at Cening Hill of Kampung Seranggung. It was built at era of Sultan Muhammad Syah III Government (1761-1812) in the building we got 19 cannons. Two was written on 1783 and 1797, beside lesson that VOC. It was longer 2,80 m and 12 cm. It was called meriam Tupai Beradu, beside it there was Mahkota Raja Cannon.
Benteng Tanjung Cengkeh di Daik (Tanjung Cengkeh Fort in Daik)

Benteng Kuala Daik di Daik
(Kuala Daik Fort in Daik)
Benteng tersebut meriam-meriamnya banyak yang masih terbenam. Kuala Daik adalah lalu lintas sungai Daik yang dulunya dalam dan lebar, dapat dilewati kapal dagang Kerajaan sampai kekampung Lingga berdekatan dengan lokasi pabrik sagu Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah

In the fortress of cannons still Kuala Daik was transportation area.The long time it was depth and broad could across by trade ship to Lingga who near the location of Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah Company.